Start loving yourself with these 5 simple steps
"Dear readers, hope this message finds you well. Thank you a bunch for drooping by. ๐ I just want let you now that I'm writing in Bahasa Indonesia mostly so if you don't comfortable with Bahasa Indonesia, choose the language you're comfortable with by choosing the translating option on your left side. If you are viewing it with mobile, simply tap on the "three lines" on your left above corner. Happy reading!๐
Assalamu'alaikum dear readers! Seneng banget bisa nulis coretan lagi di sini, semoga kalian dalam keadaan terbaik. Beberapa waktu lalu aku sempet sharing tentang apa itu mencintai diri sediri atau sekarang kita lebih nyaman pakฤ kata self-love. Pada kesempatan kali ini aku akan share tips ataupun hal-hal yang bisa kita lakukan sebagai bentuk mencintai self-love ini. Kadang kala ketika sudah membahas tentang self-love, kita cenderung berfikir bahwa kita harus membeli apa yang kita mau tanpa pertimbangan yang mana akhirnya kita sendiri yang rugi, kita kadang mengartikan sayangi diri sendiri dengan cara me-time tapi justru membuat kita stuck di sana dan ngga ada kemajuan. No, self-love bukanlah seperti itu, yes kita memang perlu memanjakan diri kita, perlu waktu untuk diri sendiri untuk re-charge kembali energy kita namun self-love juga tentang memilih dan mengambil keputusan yang terbaik untuk kita tanpa merasa bersalah ketika kita harus bilang "tidak".
Lantas apa saja sih yang bisa kita lakukan sebagai bentuk rasa kita mencintai diri sendiri? atau langkah awal apa yang bisa kita lakukan? Bukan tentang menjalani luxury life yaaa walau itu ngga salahnya sih tapi jangan sampai malah merugikan diri sendiri. langsung aja yaa aku share hal-hal yang bisa kita lakukan sebagai bentuk self-love kita. By the way, aku belajar ini dari seorang YouTuber yang bernama Jillz Guerin.
1. Prioritise yourself - prioritaskan dirimu.
Memprioritaskan diri sendiri bukan berarti menjadi selfish atau jadi tidak perduli dengan sekitar kita, bukan pula negleting orang-orang yang mencintai kita. Memprioritaskan diri sendiri maknanya kita tau apa yang kita butuhkan dan kita prioritaskan itu. Kita bisa mulai dengan hal-hal yang tubuh kita butuhkan, luangkan waktu untuk mencatat apa yang tubuh kita butuhkan, misalnya: bibir kering, pastikan selalu punya lipbalm biar handy. Kulit kering, pastikan selalu sedia lotion, beli hand-cream ukuran kecil biar mudah dibawa kemana-mana. Rapihkan kamar dan pasang pengharum ruangan untuk membuat suasana nyaman dan boosting mood kita. Spare some time untuk melakukan itu semua, prioritaskan apa yang tubuh kita butuhkan.
2. Living your life for you - Jalani hidupmu untuk kamu
Apa sih ini maksudnya? Sering atau pernah ngga sih kalian ada yang nanya "untuk apa sih pake baju rapih?" trus kita jawabnya "kan di sana ada si A, harus rapih dong!"
yaaaa sering kali kita melakukan sesuatu hal positive tapi fokus kita justru buat orang lain yang mana sering kali menimbulkan kekecewaan ketika respon yang kita dapat tidak seperti yang kita harapkan. So, mulailah menjalani hidup ini yaa untuk kita. Rapihkan rumah, kamar agar suasana lebih nyaman, makan makanan sehat demi kesehatan tubuh kita sendiri, upgrade skills dengan mngambil kursus-kursus pendek, luangkan waktu untuk membaca agar wawasan bertambah. Jadilah versi terbaikmu karena kamu sangat berharga.
Tapi aku sering lost track di tengah proses, gimana dong??
You are not alone, semua mengalaminya termasuk aku, dan itu normal kok. Journaling bisa membantu lohhhh, kalau dulu kita bilangnya buku diary dimana kita menuliskan hal-hal yang terjadi, baik itu hal yang menyenagkan, berkesan atau bahkan menulis lirik lagu. Hayooooo siapa yang waktu jaman sekolah dulu sering nulis lagu kesukaannya dibuku diary???. heheheh you're not alone, that was one of my favorite things too. Nah, journaling ternyata bisa kita gunakan sebagai alat untuk kita re-focus otak kita ketika kita mulai ngga fokus yang bisa aja disebabkan faktor kerja, lingkungan ataupun hal lainnya. Caranya, tuliskan apapun yang kamu rasakan dan validasi semua rasa itu tanpa judgment, jangan hakimi rasa atau emosi yang kamu rasakan karena itu memang bagian dari diri kita sebagai manusia. Journaling juga bisa dijadikan tool untuk menuliskan pencapaian kita, hal-hal yang bikin kita bahagia, hal-hal positif yang kita lakukan hari ini dan ngga perlu memakai standart seberapa besar atau seberapa banyak, every little thing and every step count.
Selain journaling kita bisa menuliskan rancangan rencana kita daลam bentuk "Dream Board" untuk menvisualisasikan rencana ataupun impian-impian kita, lalu tempel ditempat yang mudah kita liat, misalnya didepan meja kerja untuk mengingatkan dan memotifasi kita. Bisa juga dibuat dalam bentik digital dan jadikan "wallpaper" juga bisa lohhh jadi setiap kita liat HP kita, kita teringat akan hal-hal yang ingin kita capai.
3. Forgiving yourself - maafkan diri kamu sendiri
Terjebak dengan kesalahan di masa lalu sering kali membuat kita merasa kesulitan untuk upgrade ataupun merasa menjadi seorang pendosa daล ngga layak untuk shift to the new version of ourselves. Sering overthinking dengan apa yang akan orang-orang katakan, reaksi orang seperti apa ataupun justru kita meragukan diri kita sendiri apakah akan berhasil menjadi the better version of ourselves.
Teman-teman, kita semua pernah berbuat salah dan kita semua berharga. Berikan diri kita waktu dan ma'afkan diri kita sendiri. Memang betul kita tidak akan bisa merubah apa yang sudah terjadi tapi kita bisa belajar dari itu semua untuk merancang masa depan. The past is hurts tapi diri kita terlalu berharga untuk tetap terus terjebak di sana. Dalam agama aku, hal tersebut merupakan jebakan syaitan yang sering kali membuat manusia terjebak dikubang yang sama karena berfikiran "aku seorang pendosa dan tidak layak".
Yukkkkk kita maafkan diri kita sendiri dan bersiap untuk mejadi versi terbaik kita. Ingat yaaa teman-teman, kita semua sangat berharga. ๐
4. Focus on areas you already love - Fokus kehal-hal yang kamu cintai
Pernah ngga teman-teman melihat cermin dan berkata "Kok hidung aku pesek,yaa?" atau "Kok kulit aku ngga seperti orang lain?". Taukah teman-teman bahwa apa yang kita ucapkan atau bagaimana cara kita berbicara dengan diri kita sendiri itu sangatlah berpengaruh ke energy kita. Standar yang diberikan oleh lingkungan tentang warna kulit, bentuk hidung ataupun juga berat badan tanpa kita sadari sering kali membuat kita membandingkan diri kita dengan orang lain apalagi diera sekarang yang mana tampilan influencer di media sosial sering dijadikan acuan standar kecantikan.
Nah, bagaimana sih biar bisa terlepas atau mengurangi pengaruh negatife dari maraknya influencer kecantikan di luar sana ataupun pengaruh dari lingkungan kita sendiri? Salah satu hal yang bisa kita lakukan sebagai langkah awal ialah dengan cara menfokuskan diri kita terhadap hal-hal yang kita sukai dari kita, misalnya bentuk alis, bentuk mata atau apapun itu. Pelan-pelan kita akan mulai mengikis pengaruh dari luar dan mulai mencintai diri kita. Tanamkan keyakinan bahwa setiap individu itu unik, kita punya kekurangan dan kelebihan masing-masing. Be proud dengan apa yang kita punya, you're special dengan menjadi diri kalian sendiri. Gali bakat kalian, lakukan hobby dan hal-hal yang selama ini selalu ditunda-tunda, dan lakukan hal yang kalian suka.
5. Plan Date with Yourself - Rencanakan untuk kencan dengan diri sendiri.
Yeaaaaa, you heard me right, buat jadwal khusus untuk diri kita sendiri. Quality-time dengan diri sendiri sangatlah penting untuk re-charge energi kita. Pergi ke tempat favorite kalian, nonton film, makan makanan kesukaan, baca buku di taman kesukaan kalian. Kencan dengan diri sendiri adalah bentuk bahwa kita memprioritaskan waktu untuk diri kita yang mana memberikan pengaruh besar akan well being kita. Dengan terpenuhinya tank cinta dalam diri kita maka pelan-pelan kita akan bisa menerima diri kita sendiri, lebih percaya diri karena kita sadar betapa berharganya diri kita tanpa mengharapkan validasi dari luar seperti teman, keluarga, atau juga pasangan. Yes betul, sebagai makhluk sosial kita pastinya saling membutuhkan dan sedikit banyak lingkungan dan orang-orang di sekitar kita akan memberikan pengaruh. Itulah pentingnya selfcare dan selflove, selain menjadi tameng dari pengaruh yang kurang baik, sadarnya kita akan value kita juga akan membantu kita untuk memberikan positive vibes ke sekitaran kita.
So, jangan lupa untuk selalu check keadaan kita sendiri, cintai diri kita. Kalau ada tambahan, saran, dan juga kritik, aku welcome banget yaaa. Sampai jumpa dicoretan berikutnya. Remember!! you're amazing just the way you are.
Comments
Post a Comment